Beranda › Kegiatan › Seminar Nasional Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Transformasi Pendidikan Agama Islam yang Humanis

Seminar Nasional Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Transformasi Pendidikan Agama Islam yang Humanis

adminfakultastarbiyah • 29 May 2026 • 2 menit baca • 34 Kali Dibaca

Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Institut Mifahul Huda Subang sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Education With Love: Mewujudkan Lingkungan Belajar PAI yang Aman, Nyaman, dan Bahagia” pada Jumat, 29 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan Dr. Dyah Salsabila, M.Ag., M.M.Pd. sebagai narasumber utama dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta pemerhati pendidikan dari berbagai daerah.

Dalam pemaparannya, Dr. Dyah Salsabila menekankan pentingnya perubahan paradigma pendidikan agama Islam dari pendekatan berbasis ketakutan (fear-based education) menuju pendidikan yang berlandaskan cinta dan kasih sayang. Menurutnya, nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin perlu diwujudkan dalam proses pembelajaran melalui pendekatan mawaddah dan rahmah agar peserta didik mampu menerima ajaran agama secara sadar dan penuh kesadaran, bukan karena keterpaksaan.

Selain itu, seminar juga mengupas pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis. Narasumber menjelaskan bahwa kelas yang bebas dari perundungan, kekerasan verbal, maupun tekanan emosional akan mendorong siswa lebih berani bertanya, berpendapat, dan mengembangkan potensi dirinya. Lingkungan belajar yang nyaman dan hubungan yang hangat antara guru dan siswa dinilai menjadi kunci terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan bermakna. Pada sesi berikutnya, peserta diajak memahami konsep pembelajaran yang membahagiakan.

Dr. Dyah Salsabila menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam seharusnya menjadi sumber ketenangan dan kebahagiaan bagi peserta didik. Melalui metode pembelajaran yang interaktif, pendekatan personal, storytelling, serta penguatan positif, guru dapat membangun suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa merasakan bahwa belajar agama merupakan kebutuhan dan bagian penting dalam kehidupannya.

Seminar nasional ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi para peserta dalam mengimplementasikan pendidikan yang lebih humanis dan berpusat pada peserta didik. Melalui semangat Education With Love, para calon pendidik dan praktisi pendidikan didorong untuk mengembangkan pembelajaran yang mengedepankan keteladanan, dialog, dan empati sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.





Kembali ke Beranda